Skip to content

🚀 Latihan Penalaran Induktif: Prediksi & Inferensi ​

Latihan ini berfokus pada kemampuan memprediksi kejadian di masa depan berdasarkan pola data masa lalu dan menarik kesimpulan implisit dari fakta sosial.

Ingat Prinsip Induktif

Jawaban yang dicari adalah yang PALING MUNGKIN BENAR (Probabilitas tertinggi), bukan yang pasti benar secara matematis. Gunakan pola data untuk memproyeksikan tren.


Bagian 1: Prediksi Tren Data (Forecasting) ​

Perhatikan tabel data pengguna narkoba berikut!

📊 Tabel: Pengguna Narkoba (2005-2007)

Usia200520062007
< 16 tahun127175180
16-19 tahun1.6682.4472.617
20-24 tahun5.5038.3838.275
25-29 tahun6.4428.1059.278
> 29 tahun9.04012.52515.889

Sumber data: BNN (Dikutip dari dokumen soal)

Soal 1 ​

Berdasarkan tren pada tabel di atas, apa yang PALING MUNGKIN TIDAK TERJADI pada jumlah pengguna narkoba setelah tahun 2007?

  • A. Pengguna narkoba usia < 16 berpotensi meningkat jumlahnya.
  • B. Pengguna narkoba usia 16-19 berpotensi meningkat jumlahnya.
  • C. Pengguna narkoba usia 20-24 berpotensi meningkat jumlahnya.
  • D. Pengguna narkoba usia 25-29 berpotensi meningkat jumlahnya.
  • E. Pengguna narkoba usia > 29 berpotensi meningkat jumlahnya.
🔓 Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban Benar: C

Analisis Tren:

  • Usia < 16: Naik (127 -> 175 -> 180). Tren Positif.
  • Usia 16-19: Naik (1.668 -> 2.447 -> 2.617). Tren Positif.
  • Usia 20-24: Naik lalu TURUN (5.503 -> 8.383 -> 8.275). Tren mulai negatif/fluktuatif.
  • Usia 25-29: Naik (6.442 -> 8.105 -> 9.278). Tren Positif.
  • Usia > 29: Naik drastis (9.040 -> 12.525 -> 15.889). Tren Positif.

Kesimpulan: Hampir semua kelompok usia menunjukkan tren kenaikan yang konsisten, KECUALI kelompok usia 20-24 tahun yang justru mengalami penurunan di tahun terakhir (2006 ke 2007). Maka, prediksi bahwa kelompok ini akan "meningkat" adalah yang paling mungkin TIDAK terjadi (atau paling tidak mungkin dibandingkan opsi lain).


Bagian 2: Generalisasi Wilayah ​

Bacalah teks berikut!

🏙️ Fenomena Sebaran Narkoba

Awalnya, pengguna narkoba adalah orang dewasa (sekitar 25 tahun) dari kalangan ekonomi menengah ke atas. Namun, dalam perkembangannya, pengguna narkoba sudah merambah para remaja dan masyarakat kelas menengah ke bawah. Bahkan, gelandangan pun ada yang kecanduan narkoba.

Soal 2 ​

Berdasarkan fakta bahwa narkoba sudah merambah masyarakat kelas menengah ke bawah dan gelandangan, manakah simpulan mengenai lokasi sebaran yang PALING MUNGKIN benar?

  • A. Narkoba sudah merambah ke diskotek dan tempat hiburan mahal.
  • B. Narkoba sudah merambah ke lingkungan perumahan elit.
  • C. Narkoba sudah merambah ke lingkungan perkampungan.
  • D. Narkoba sudah merambah ke rumah-rumah sakit.
  • E. Narkoba sudah merambah ke sekolah-sekolah dasar swasta.
🔓 Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban Benar: C (Lingkungan Perkampungan)

Pembahasan:

  • Premis Awal: Narkoba identik dengan ekonomi atas (Diskotek/Perumahan Elit -> Opsi A & B mencerminkan kondisi awal/lama).
  • Premis Baru: Narkoba masuk ke "kelas menengah ke bawah" dan "gelandangan".
  • Inferensi: Lingkungan yang paling merepresentasikan "kelas menengah ke bawah" dan tempat tinggal populasi umum (bukan elit) adalah lingkungan perkampungan. Opsi ini adalah generalisasi lokasi yang paling relevan dengan perubahan demografi pengguna yang disebutkan.

Bagian 3: Inferensi Sebab-Akibat (Sosial) ​

Bacalah data berikut!

🌾 Data Kemiskinan & Pertanian

Perlambatan penurunan jumlah kemiskinan disebabkan, antara lain, tidak adanya keberpihakan pembangunan ke desa dan sektor pertanian. Padahal, data menunjukkan 71,3% rumah tangga miskin berada di pedesaan dan bekerja di sektor pertanian.

Soal 3 ​

Berdasarkan data bahwa 71,3% orang miskin ada di desa/pertanian, manakah simpulan yang PALING MUNGKIN benar mengenai strategi pembangunan?

  • A. Kurangnya keberpihakan pembangunan ke desa dan sektor pertanian adalah penyebab utama kemiskinan bertahan.
  • B. Belum jelas keberpihakan pembangunan ke desa dan sektor pertanian.
  • C. Hanya ada keberpihakan pembangunan ke desa dan sektor pertanian.
  • D. Keberpihakan pembangunan ke desa dan sektor pertanian tidak dirasakan.
  • E. Keberpihakan pembangunan ke desa dan sektor pertanian akan bertambah.
🔓 Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban Benar: A

Pembahasan:

  • Fakta: Mayoritas orang miskin (71,3%) ada di sektor pertanian/desa.
  • Kausalitas: Jika pembangunan tidak berpihak ke sektor di mana mayoritas orang miskin berada, maka logis jika angka kemiskinan sulit turun.
  • Kesimpulan A menarik hubungan sebab-akibat langsung antara "lokasi mayoritas orang miskin" dan "kurangnya fokus pembangunan di sana" sebagai akar masalah.

Bagian 4: Inferensi Logis dari Teks ​

Bacalah teks berikut!

🗺️ Persebaran Penduduk

Sejak tahun 1930, sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa, padahal luas kepulauan itu kurang dari 7% dari luas total wilayah daratan Indonesia.

Soal 4 ​

Manakah simpulan yang BENAR berdasarkan ketimpangan antara jumlah penduduk dan luas wilayah tersebut?

  • A. Pulau Jawa terasa sempit.
  • B. Pulau-pulau lain selain Jawa berpenduduk sedikit (relatif terhadap luasnya).
  • C. Pulau Jawa paling luas karena dihuni mayoritas penduduk.
  • D. Pulau Jawa diminati untuk dihuni karena paling subur.
  • E. Mayoritas penduduk Indonesia adalah orang Jawa.
🔓 Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban Benar: A (Secara kiasan/logika kepadatan)

Pembahasan:

  • Fakta: Populasi Besar + Wilayah Kecil (<7%).
  • Inferensi: Kepadatan penduduk tinggi.
  • Opsi A ("Terasa sempit") adalah bentuk inferensi kualitatif dari kepadatan tinggi (Overcrowded).
  • Analisis Opsi Lain:
    • B: Benar, tapi teks fokus ke Jawa.
    • C: Salah, teks bilang luasnya <7% (kecil).
    • D: Salah, "karena subur" adalah asumsi luar (pengetahuan umum), bukan dari teks.
    • E: Salah, "Penduduk yang tinggal di Jawa" ≠ "Suku Jawa".
  • Catatan: Dalam konteks soal asli, kunci jawaban sering mengarah ke A sebagai representasi kepadatan/sesak.

Bagian 5: Prediksi Stagnasi ​

Perhatikan tabel Persentase Kemiskinan berikut!

📉 Tabel Persentase Kemiskinan (2010-2012)

  • 2010: 13,33%
  • 2011: 12,49%
  • 2012: 11,96%

Konteks Teks: Disebutkan bahwa pengentasan kemiskinan "makin lambat" dan volume APBN yang besar tidak menjawab tantangan fundamental (penciptaan lapangan kerja).

Soal 5 ​

Berdasarkan tren perlambatan dan masalah fundamental yang belum teratasi, apa yang PALING MUNGKIN terjadi setelah tahun 2012?

  • A. Angka kemiskinan akan stabil (stagnan).
  • B. Angka kemiskinan akan naik secara perlahan.
  • C. Angka kemiskinan akan naik drastis.
  • D. Angka kemiskinan akan turun secara perlahan.
  • E. Angka kemiskinan akan turun drastis.
🔓 Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan

Jawaban Benar: A (Stagnan/Stabil)

Pembahasan:

  • Tren: Penurunan persentase semakin kecil (2010->2011 turun ~0,8%, 2011->2012 turun ~0,5%). Ini menunjukkan diminishing return (penurunan makin alot).
  • Konteks: Teks menyoroti kegagalan struktural ("program tidak menjawab tantangan").
  • Prediksi: Tanpa perubahan struktural, penurunan drastis mustahil terjadi. Kenaikan drastis juga kecil kemungkinannya tanpa krisis. Skenario paling logis adalah angka tersebut akan cenderung stagnan atau turun sangat lambat (melandai).